Eropa Selatan

Mengunjungi 5 Tempat Wisata Dalam 3 Hari – Roma


Ellyprachtig.blog – Roma, kota metropolitan sekaligus ibukota negara Itali di benua Eropa bagian Selatan. Seperti yang sudah di ketahui banyak orang bahwa kota ini menyimpan segudang sejarah kuno, sehingga tidak heran jika kota ini di kerumuni oleh peminatnya dari segala penjuru dunia.  

Sekilas mengenai foto jalan-jalan ke Roma pada tahun 2016. Melakukan weekend getaway sangat menyenangkan. Semasa hari kerja aku konsentrasi dengan rutinitas, dan di akhir pekan aku menggunakan waktuku mengunjungi tempat-tempat wisata yang ikon dari kota-kota tersebut sudah menyebar ke seluruh pelosok bumi. Karena itu, aku memutuskan untuk mengunjungi kota Roma.

Kota Roma memiliki segudang tempat-tempat sejarah. Tentunya dalam 3 hari 2 malam aku enggak bakalan bisa meng-cover semua tempat-tempat wisata tersebut. Namun, aku menyempatkan untuk berkunjung ke beberapa tempat yang ikon dari spot tersebut sudah menggema di gendang telingaku.

Foto peta di bawah ini di kutip lewat mbah Google, dan lingkaran merah adalah letak kota Roma, Itali.

 

To the point, kemana aja sih 5 tempat wisata tersebut, mari simak daftar dibawah ini:

#1.  Vatican City

Situs resmi: Vatican City.

Sebuah wilayah dimana pemimpin gereja Roma Paus Franciscus tinggal. Paus Franciscus adalah seorang President yang mengepalai gereja-gereja umat Khatolik yang ada di seluruh dunia. Selain itu, Paus Franciscus juga mengepalai wilayah Vatican untuk saat ini.

Paus adalah inisial dari sebuah jabatan, seperti misalnya Pastor untuk umat Kristen, Imam untuk umat Islam, dan Paus untuk umat Khatolik. Jabatan Paus adalah jabatan tertinggi, sebanding dengan President. Dan jabatan seorang paus di kota Roma akan berganti berdasarkan kesepakatan.

Di Vatican terlihat banyak rumah-rumah markas besar dan Gereja Katolik Roma.

Foto di bawah ini adalah White House atau Gedung Putih-nya dimana Paus bekerja, melakukan kegiatan keagamaan untuk umat Khatolik. Singkatnya, Vatican itu headquarter atau pusat gereja Khatolik dari seluruh dunia.

 

#2.  Castel Sant’ Angelo

Situs: Castel Sant ‘Angelo

Biasa di sebut dengan The Mausoleum of Hadrian. Konon gedung ini di anggap sebagai gedung tertinggi di Roma. Pembangunan gedung dimulai pada tahun 135-139 di bawah arahan Kaisar Hadrian, yang bermaksud menggunakannya sebagai makam untuk dirinya dan keluarganya. Yang kemudian bangunan digunakan oleh para paus sebagai benteng kemiliteran – sekrang dijadikan sebuah museum.

Kastil ini juga di jadikan lokasi syuting, salah satunya film Actie Thriller yang di bintangi oleh seorang aktor Amerika Tom Hanks di tahun 2009.

Kota Roma, kota yang enggak pernah sepi, apalagi kalau berniat untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata ngetop, jangan heran kalau harus antri di barisan yang panjang. Untuk bisa masuk ke dalam museum dikenakan biaya masuk, sebesar €10,50.

 

Aku berfoto di salah satu pintu masuk Kastil.

 

Selama aku melakukan tour di dalam Kastil, aku melihat di dalam terowong rahasia yang berada di bawah tanah terdapat banyak koridor-koridor, serta benteng yang di jadikan tempat berlindung para paus di tahun 1277. Karena itu sengaja Kastil ini dibangun tidak jauh dari Vatican – bertujuan agar para paus bisa melarikan diri jika dalam keadaan bahaya.

 

Foto di bawah ini adalah Catapult artillery atau sebuah ketapel yang digunakan untuk meluncurkan proyektil (bola batu) dengan jarak yang jauh tanpa bantuan alat peledak. Jenis mesin ini di gunakan pada zaman kuno, dan terbukti bahwa cara ini menjadi salah satu mekanisme paling efektif selama peperangan.

Jika keluar dari Kastil, jangan lupa nikmati keindahan panorama di sekitarnya. Berdirilah di atas jembatan (depan Kastil), akan terlihat indahnya panorama kota Roma. Jangan kaget kalau kamu di hampiri oleh para pedagang asongan, jangan hiraukan mereka kalau tidak berniat membeli.

 

#3.  Monument Victor Emanuel II atau Altare della Patria

Situs: National Monument of Victor Emmanuel II.

Monumen Victor Emanuel II yang lebih dikenal dengan Altare della Patria (Altar of the Fatherland), adalah sebuah monumen yang tarletak di kota Roma. Jika kamu tertarik dengan sejarah tentang penyatuannya negara Itali, mungkin informasi dari isi Monument ini sangat membantu. Bangunan dirancang oleh Giuseppe Sacconi pada tahun 1895-1911, bertujuan untuk menghormati Victor Emmanuel II, raja pertama dari negara Itali.

Tentu saja ada banyak penjual tiket masuk yang kamu bisa lakukan melalui situs online, di situs getyourticket misalnya. Aku gak masuk ke dalam museum, hanya duduk di tangga depan saja sambil mengagumi keindahan gedung putih ini.

Masih jalan-jalan di sekitar kota, tampak banyaknya gedung-gedung tua bersejarah di kota Roma.

 

#4.  Coloseum 

Situs resmi: Colosseum.

Colosseum adalah sebuah arena Gladiator terbesar di Kekaisaran Romawi. Arena ala Romawi Kuno berbentuk oval dapat menampung 50.000 orang penonton ini biasa di sebut amfiteater atau Flavian Amphitheatre, yang dibangun pada abad ke-1.
Sebelum aku melihat langsung Colosseum, aku nonton Drama Action Gladiator yang dibintangi oleh seorang aktor Amerika Russell Crowe. Judul film meraih piala Oscar, hal ini membuat aku penasaran ingin nonton isi jalan ceritanya.

Pertempuran Gladiator.

Colosseum digunakan sebagai arena pertunjukan pertempuran yang mengatas namakan Kaisar. Masyarakat Romawi bebas memilih untuk bertempur. Namun, Kaisar Commodus secara teratur berpartisipasi dalam pertempuran tersebut.

Jujur, aku juga enggak masuk ke dalam Colosseum. Ini karena padatnya pengunjung dan panasnya terik matahari yang membuat aku enggak berdaya untuk berdiri di antrian panjang.

Ada banyak sekali pemandu lokal liar yang menawarkan jasa pada para pelancong. Berbagai macam tarif yang mereka tawarkan, dengan bermacam gombal janji “tanpa berdiri di antrian panjang”. Aku tidak menyetujui penawaran-penawaran mereka. Karena menurut kabar-kabar angin yang aku dengar dari pelancong lain, bahwa meskipun masuk melalui jalur si Pemandu Liar, tetap saja harus berdiri di antrain panjang, hanya masuknya lewat pintu masuk yang berbeda, yang mungkin “antriannya tidak begitu panjang”.

By the way, semua terserah pada kamu, apakah mau masuk ke dalam Colosseum atau tidak. Mungkin mereservasi tiket masuk terlebih dahulu akan lebih efisien. Coba reservasi lewat tour online getyourticket, siapa tau info ini membantu.

Foto di bawah ini adalah gedung-gedung yang aku lalui selama perjalananku menuju Colosseum.

 

#5.  Fontana De Trevi

Situs: Fontana De Trevi.

Trevi Fountain atau air mancur yang terbesar juga terkenal di Roma. Air mancur di bangun atas nama Paus Clemens XII dengan ketinggian sekitar 26 meter – berlokasi di alun-alun Piazza di Trevi. Sedangkan nama Trevi berasal dari kata tiga sampai tiga.

Mitosnya, jika melempar uang koin ke belakang dan wajah mengarah kedepan akan mengabulkan keinginan si Pelaku. Tentu bukan aku saja yang melakukan kegiatan mitos ini, namun pelancong lain juga. 😉

Sambil aku melemparkan uang koin ke belakang, akupun dalam hati mengungkapkan keinginanku. Percaya atau tidak percaya, namanya juga mitos. 😉

Memang kota Roma sangat ramai akan para pelancong yang datang dari berbagai negara. Keramaian ini yang tidak semua orang menyukainya. Namun, koridor-koridor yang aku jumpai dalam setiap menit, ini yang membuat aku jatuh cinta sama kota ini. Keaslian bangunan-bangunannya seakan-akan membawaku ke dalam film tentang kebangsaan Romawi.

♥♥♥  The Pantheon.

Situs resmi: The Pantheon.

Foto di bawah ini dinamai Pantheon, kata berasal dari Bahasa Yunani berarti “Kuil yang dipersembahkan untuk semua dewa”.

Kuil hancur pada saat terjadinya kebakaran besar perampokan Roma. Kini Pantheon di jadikan sebuah Gereja dimana lokasinya tidak jauh dari Air mancur Fontana De Trevi. Sambil lewat, aku tidak lupa memotret sisi luar gedung dan mencari tau informasinya lewat mbah Google. Kabarnya, bangunan aslinya berasal dari zaman 27 Sebelum Masehi yang digunakan sebagai basilika Katolik Roma dan di persembahkan kepada Santa Maria.

♥♥♥  Temple of Hadrian atau Tempio di Adriano.

Situs: Tempio di Adriano.

Candi Hadrian di bangun pada tahun 145 Masehi oleh Kaisar Antonius Pius. Foto dibawah ini adalah sisa-sisa dari bagian candi. Pilar-pilar candi masih berdiri dengan kokoh meskipun dinding terlihat sangat tua, justru ini yang menarikku untuk memotretnya.

 

Hari terkahir ikut Segway Roma City Tour

Segway tour sangat mengasikkan. Ini pertama kali aku ikut segway tour. Tur ini dapat di pesan kapan saja. Tiket tersedia di banyak kounter-kounter Tourist Information. Harga sangat bervariasi termasuk jenis apa saja yang kamu mau. Misalanya tempat-tempat wisata mana saja yang kamu mau kunjungi. Ajukan pertanyaan kamu sama si Penjaga Kounter.

Karena aku belum pernah mengendarai segway, maka sebelumnya aku di training, melatih cara menggunakan kendaraan ini. Pelatihan di bimbing oleh seorang pemandu lokal yang ikut bersamaku. Setelah beberapa kali gagal, akhirnya aku cekatan dalam hal ber-segway.. haha… . 😉

 

♥♥♥  Segway Roma City Tour bersama seorang pemandu wisata lokal.

Pada saat itu aku ikut tur berbiaya €45 sudah termask pemandu wisata. Foto di bawah ini adalah foto seorang pemandu wisata yang membawaku keliling kota Roma berdurasi 2 jam. Selama dalam perjalanan si Pemandu membawaku dan mentratirku es-cream lokal yang rasanya paling lezat untuk kota itu, begitu menurut si Pemandu lokal ini. Memang benar, toko ice-cream tersebut di kerumuni oleh ramainya pembeli. Sehingga mereka harus menunggu di antrian yang panjang. Untungnuya, aku gak perlu antri karena si Pemandu yang memesan dan manghandel segalanya, aku cuma duduk manis dan menikmati ice-cream yang siap di nikmati. 😉

 

♥♥♥  Balai kota Roma atau City Hall of Roma (Segway Roma City Tour).

Balai kota Roma yang terletak di atas bukit Capitolini atau Capitoline Hill. Bukit Capitolini adalah salah satu bukit terpenting di kota ini.

♥♥♥  The Roman Forum atau Roman Market Square (Segway Roma City Tour).

Forum berada di tengah-tengah pusat kota Roma. Pada hari-hari mulia di zaman Kekaisaran Romawi forum ini di gunakan sebagai pusat kota politik, hukum, agama dan tempat-tempat kegiatan komersial.

Reruntuhan di Forum meninggalkan sisa-sisa candi-candi terpenting dari kota Roma.


Masih dalam perjalanan Segway tour, panorama gedung-gedung bersejarah ini yang terlihat.

Ikut Segway Tour sangat aku rekomendasikan. Trip ini hanya memakan waktu 2 jam saja, si Pemandu akan menceritakan isi sejarah dari kota Roma. Sambil ber-segway-ria, angin sepoi-sepoi menghembus ke arahku – aku sangat menikmati keindahan kota-kota kuno dari negeri ini.

 

INFORMASI UMUM

Kota Roma sangat luas, dan sangat puanasssss jika di kunjungi pada bulan-bulan yang salah. Musim panasnya di kota ini bisa mencapai lebih dari 40 derajat celcius. Enggak kebayang panas teriknya matahari kayek apa. Coba cek tabel dibawah ini, bulan apa saja yang cuacanya sangat nyaman untuk di kunjungi.

Selain postingan ini aku posting di Blog, aku juga memostingnya di Facebook TLC (Tour Leader Club).

Begitulah ulasan “Mengunjungi 5 Tempat Wisata Dalam 3 Hari – Roma”.

Semoga ini bermanfaat!

 

Elly Prachtig

Ellyprachtig.blog

Sumber: Foto peta dari Google, selebihnya foto pribadi.

Iklan

8 replies »

Leave a Comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s