TRADISI HIDUP DI BELANDA

Tradisi Menjelang Musim Dingin – Belanda


Ellyprachtig.blog – Belanda, yang berada di benua Eropa bagian Barat. Negara ini memiliki 4 musim, yaitu musim dingin, musim panas, musim gugur dan musim semi.

Setiap negara memiliki tradisi masing-masing, apalagi jika musim-musim tersebut mulai hadir. Nah, di Belanda ada juga beberapa tradisi yang masih di geluti hingga saat ini.

Menghadiahi Teh ataupun Lilin.

Kemarin aku dapat undangan untuk ngopi di rumah seorang teman, yang kemudian aku dibawi oleh-oleh. Oleh-olehnya adalah satu set lilin dengan dua macam aroma, dedaunan teh kering asal kota Maastricht beserta saringannya dan satu bungkus serbet warna putih desain Vinter 2017.

Tradisi semacam ini sering kali aku alami. Menurut mereka, ini adalah satu simbol kehangatan dan kedamaian yang patut di lakukan jika di musim dingin.

Cuaca di musim digin bisaanya berawal mulai dari bulan Desember s/d bulan Februari.  Dinginnya bisa mencapai hingga sekitar minus 2-5 derajat celcius. Kalau sudah cuaca dingin begini orang pun biasanya males keluar rumah. Dengan begitu, kebiasaan warga memasang lilin, minum teh hangat yang di barengi cemilan kue-kue kecil. Hal semacam ini memang terasa damai jika di lakukan, sambil mata memandang jejatuhan salju putih nan indah lewat jendela kaca dari dalam rumah.

Jadi, jika kamu mendapat undangan dari seorang teman, dan bingung mau bawa oleh-oleh apa, karena tangan kosong kok rasanya gak enak, segan dsb. Nah, oleh-oleh ini adalah solusi yang tepat! 😉

 

Secuil aku akan kasih ulasan tentang makna dari poin oleh-oleh tersebut:

♥♥♥ Satu set lilin dengan dua rasa aroma. 

Terlalu banyak jenis-jenis lilin dengan ribuan beragam aroma. Foto kedua lilin di bawah ini adalah lilin produk buatan Polandia dengan rasa aroma kayu manis dan rasa aroma chocolate.

Lilin dengan mereka IKEA bisa bertahan selama 25 jam. Lilin berada di dalam gelas berukuran 5cm. Dan kertas sticker berisi informasi terlekat di sisi gelas.

♥♥♥ Teh dan saringannya.

Teh Blanche Dael, adalah teh asal kota Maastricht, Belanda. Teh berisi dengan beragam jenis ingredient seperti kayu manis, teh hijau, daun jeruk dan irisan buah orange. Semua ini di proses dalam bentuk dedaunan kering. Pengolahannya seperti bubuk teh cap bendera kalau di kita Indonesia.

Cara penyeduhannya:
Masukkan daunan teh kering ini ke dalam saringan tehnya, kemudian celupkan saringan tersebut ke dalam gelas yang berisi air mendidih 100 derajat. Siap di saji. ;-). Dan selamat menikmati.

♥♥♥ Serbet.

Serbet, sapu tangan yang terbuat dari kertas. Ini biasanya standard tersedia di atas meja makan ataupun di atas meja ruang tamu. Dan ini di gunakan untuk menyeka atau membersihkan jika makanan atau tetesan air yang tumpah karena tidak sengaja.

 

Selain postingan ada di Blog, aku juga mempostingnya di Facebook TLC (Tour Leader Club)  Yuk, simak apa kata teman-teman tentang artikel ini. 😉

Begitulah ulasan “Tradisi Menjelang Musim Dingin -Belanda”.

Semoga ini bermanfaat!

 

Elly Prachtig

Ellyprachtig.blog

Sumber: Foto pribadi

 

Iklan

Leave a Comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s