Nusa Tenggara Timur

3 Danau Dengan Berbagai Warna – Kelimutu Flores (Day 6)


Ellyprachtig.blog – Taman Nasional Kelimutu yang terletak di propinsi Nusa Tenggara Timur, kepulauan Flores Indonesia.

Hari ke-6 (hari terakhir), bersama group yang sama 12-orang peserta dan pemandu wisata yang sama pula. 

Taman Nasional Kelimutu, adalah tempat wisata yang di kunjungi banyak wisatawan, baik dari mancanegara maupun wisatawan lokal. Apalagi keunikan warna-warni danau menimbulkan berbagai pertanyaan bagi pengunjung yang melihatnya.

Lebih kurang 20-30 menit jarak treking hingga tiba di kawasan puncak Kelimutu.

Seperti yang kita ketahui, setiap tempat (wisata) pasti memiliki mitos-mitos tersendiri. Begitu juga dengan julukan si “Danau Tiga Warna” ini.

Di dalam kawasan Taman Nasional Kelimutu persis di atas puncak Gunung berapi, memiliki tiga danau kawah vulkanik dengan berbeda warnanya, terlihat memang cukup misterius.

Berkaitan mitos yang sering di sebut-sebut oleh masyarakat lokal, bahwa dahulu kala ada seorang peneliti asal negara Belanda, yang sejak penelitiannya warna danau mendadak berubah menjadi tiga warna yaitu berwarna Merah Putih dan Biru, layaknya seperti warna bendera kebangsaan bangsa Belanda. Macam-macam mitos yang aku dengar tentang kemisteriusan si Danau Kelimutu ini.

Ternyata, warna-warnanya bukan hanya tiga. Namun, menurut sedikit penjelasan dari Abang Eman, bahwa pernah pula di antara bulan Januari dan November 2016, warna kawah berubah sampai enam kali. Maka itu, kadang-kadang sulit untuk di prediksi tentang perubahan warna-warna ini. Karena warna danau berubah, akibat penyesuain status reduksi masing-masing danau.

Kesimpulan dari secuil sejarah yang aku dengar, bahwa danau ini bersumber dari letusan freatik kecil, atau terjadi ketika tanah atau air permukaan terpanaskan oleh suku ekstrem magma.

Pemandangan dari atas puncak Gunung berapi ini tampak sangat indah. Yang di sekitar kawasan ada juga sebuah danau yang menyendiri, seperti foto dibawah ini. Sebuah danau yang diselimuti oleh pohon-pohon serta alam kehijauan.

Nah, di atas puncak juga ada satu tugu (aku lupa arti dari tugu tersebut).

Oia, pada saat itu kami angat sangat di anjurkan oleh pekerja Dinas setempat, bahwa wisatawan di sarankan untuk berdiri diatas tangga dari tugu ini. Ini bersangkutan karena khawatirnya terjadi gempa bumi yang tidak terduga. Maka kami sebagai wisatawan di himbau untuk tidak keluar dari pagar, dan tetap berdiri di atas tugu tersebut. Tugu, yang disedikan tempat duduk juga.


Rumah Pengasingan Bung Karno.

Kali ini kunjungan kami ke kota Ende. Kami berkunjung ke rumah pengasingan (taman) Bung Karno, presiden pertama Indonesia. Beliau adalah seorang aktivis politik yang akibat kektifannya ia di gulingkan dari Bandung oleh penguasa kolonial Belanda.

Bung Karno dulunya memiliki beberapa istri. Dan kota Ende adalah kota kelahiran dari istri ke dua beliau, alasan ini Bung Karno di kirim ke kota ini, dan tinggal di sini selama 5 tahun.

Sayang, pada saat itu rumah beliau tutup, maka kami tidak berkesempatan untuk melihat isi dalam rumah dimana beliau dulu tinggal. Abang Eman menjelaskan, kalau beliau dulu suka menghabiskan waktunya duduk di bawah naungan pohon-pohon besar, dimana ilham untuk membentuk gagasan tentang 5 prinsip pendirian bangsa ia dapatkan.

Makan malam di warung lokal — tepi pasar kota Ende. 

Sebuah kota kecil bernama Ende, tempat kami makan malam. Di kota ini berjejer warung-warung di tepi jalan, yang menyediakan berbagai jenis ikan-ikan segar yang siap di saji dengan berbagai model masakan.

Sore itu, sekitar pukul 6, kami mulai mengambil tempat duduk. Yang tidak berapa lama seorang pelayang menghampiri kami dan menyodorkan sebuah kartu menu dengan jenis-jenis makanan dan minuman yang tersedia.

Tentu saja, hampir semua kami memesan ikan bakar.

Tidak lama, hidangan pun tersaji diatas meja. Sajian yang sangat tradisional yaitu nasi putih, lalapan mentah, ikan bakar dan tidak lupa pula sambel terasi.

Hari ini hari ke-6, adalah hari terkahir kami. Maka trip Flores pun usai.

Selain postingan aku publis di Blog, juga aku publis di Facebook, jika penasaran apa kata teman-teman tengan Danau Kelimutu, plis cek di postingan Facebook 2017-Kelimutu National Park, Ind.

Jika membutuhkan guide lokal untuk trip kemari, mungkin  nomor telefon Abang Emanuelle Bey bermanfaat. Nomor beliau adalah +62(0)82175703678.

Semoga bermanfaat!

 

Elly Prachtig

Ellyprachtig.blog

Sumber: Foto pribadi dan informasi dari Guide lokal.

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

2 replies »

Leave a Comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s