Nusa Tenggara Timur

Bentuk Sawah Lodok Cara, Lain Daripada Yang Lain – Flores (Day 5)


Ellyprachtig.blog – Di sebuah bukit kecil, ada satu desa namanya desa Cancar. Nah, di desa ini terdapat satu sawah unik, lain daripada yang lain. Sawah berbentuk jaring laba-laba berada di kota Ruteng kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Sawah dengan bentuk jaring laga-laba, bentuknya unik sehingga tampak lain daripada yang di lain dibandingkan dengan sawah-sawah yang ada di propinsi lain, di Indonesia.

Hari ke-5: Aku bersama rombongan yang sama,12-orang peserta dan guide lokal yang sama pula.

Flores memang luar biasa!! Aku akui itu. Destinasi wisata sawah ini, benar-benar mencitrakan kesejahteraan dan kemakmuran desa Cancar.

Lokasi destinasi ini sangat strategis, ia terletak di pinggir jalan raya. Papan petunjuk berdiri tegak di pintu utama, dimana papan tanda ini sangat memudahkan para pelancong untuk mendeteksi keberadaanya.

Untuk bisa menikmati keindahan alam pedesaan, kita harus naik ke atas. Naik ke atas, melalui beberapa anak-anak tangga. Lebih kurang 15 menitan. Sampai di atas, menikmati matahari yang sedang tenggalam, yang pada waktu itu sekitar pukul 5 sore.

Jika sudah berada diatas, pejamkan mata, tenangi jiwa dan hirup udara segar alam desa Cancar.

Sewaktu pandanganku jauh jauh sekali, sambil menikmati keindahan sawah Lodok Cara, yang ada dalam benakku pada saat itu, “kenapa bentuknya seperti ini? Inspirasi apa yang membuat penduduk setempat hingga konstruksi sawah persis seperti bentuk jaring laba-laba?” Itulah yang ada di benakku pada saat itu. Rasa penasaran yang mendorongku untuk bertanya langsung pada Abang Eman, pemandu lokal yang bersama kami.

Nah, menurut keterangan dari Abang Eman, “sawah ini merupakan pola bercocok tanam untuk masyarakat Manggarai-Flores, dimana ini terinspirasi dari struktur atap rumah Adat Manggarai yang apabila atap di hempaskan akan terlihat seperti jaring laba-laba.

Ini juga merupakan pola pembagian lahan untuk masing-masing keluarga. Dan luas tanah tergantung dari status, seperti misalnya kepala suku atau dalam Bahasa Manggarai “Tu’u golo”. Yang tentunya kepala suku akan mendapat bagian paling besar atau yang paling luas. Juga ini berkaitan dengan seberapa besar kontribusi masing-masing keluarga, maksudnya kaitan ritual atau upacara adat”, begitulah keterangan dari Abang Eman.

Perlu diketahui, pemandangan sawah nan hijau tidak bisa dilihat setiap saat, tergantung masa tanam sawah tersebut. Pada akhir Juli 2017, kedatanganku tidak begitu beruntung, karena masa itu masa setelah baru panen, sehingga pemandangan sawah tidak begitu hijau.

Tapi untunglah, aku dan rombongan masih dapat bertatap muka langsung dengan si matahari yang sedang tenggelam.

 


Beginilah tampak keasrian Desa Cancar. Menurut indeks BPS jumlah penduduk Manggarai tahun 2014, memiliki sekitar lebih dari 45.000 penduduk untuk kota Ruteng.

Nah, foto dibawah ini adalah foto sebuah restauran lokal di desa Dintor, tempat dimana kami menyantap makan siang yang di suguhi lauk pauk masakan Indonesia asli.

Sehabis makan siang, aku duduk bermalas-malasan di atas kursi yang telah disediakan di restoran. Sambil aku duduk, mataku tidak berkedip menonton seorang petani yang sibuk bekerja sedang menggarap sawahnya. “Benar-benar desa tulen”, batinku.

Setelah makan siang, kami melanjutkan perjalanan. Yang tiba-tiba, bus yang kami tumpangi mendadak berhenti karena ada pohon tumbang. Masyarakat setempat bergotong-royong menyingkirkan pohon-pohon tersebut, agar lalu lintas tidak macet.

Inilah uniknya, desa-desa di Indonesia. Menunggu sampai lalu lintas berjalan lancar, kami semua menyempatkan diri untuk buang air kecil, yang kebetulan ada sungai yang bisa dijadikan tempat buang air 😉


Beginilah kira-kira cerita dan gambaran perjalanan menuju destinasi sawah Lodok Cara yang berada di Desa Cancar Kabupaten Manggarai kepulauan Flores.

“Bentuk Sawah Lodok Cara, Lain Daripada Yang Lain”. Ini memang benar!!

Selain postingan aku publis di Blog, juga aku publis di Facebook, jika penasaran apa kata teman-teman tentang destinasi Sawah Lodok Cara, plis cek di postingan Facebook 2017-Spider Rice Field Flores, Ind.

Jika membutuhkan guide lokal untuk trip kemari, mungkin  nomor telefon Abang Emanuelle Bey bermanfaat. Nomor beliau adalah +62(0)82175703678.

Semoga bermanfaat!

 

Elly Prachtig

Ellyprachtig.blog

Sumber: Foto pribadi dan informasi dari Guide lokal.

 

 

 

 

Iklan

9 replies »

Leave a Comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s