Nusa Tenggara Timur

Berburu Kadal Di Taman Nasional Komodo, Pulau Rinca – Flores (Day 2)


Ellyprachtig.blog – Melanjutkan perjalanan dari Pulau Kelor menuju Taman Nasional Komodo di Pulau Rinca. Perjalanan memakan waktu lebih kurang 1,5 jam dengan kapal yang sama.

akomoFeatured5

Hari ke-1: Aku bersama rombongan yang sama,12-orang peserta dan guide lokal yang sama pula.

Ketibaan kami di Taman Nasional Komodo Pulau Rinca agak terlamat, tampak pada foto dibawah ini, matahari mulai terbenam.

Melalui gerbang ini kami masuk ke dalam Taman Nasional Komodo, dan masih tetap bersama Guide lokal bang Emanuelle Bey.


Di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, komodo dapat ditemukan di tiga pulau besar, yaitu di Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar, pulau kecil yaitu di Gili Montang dan Nusa Konde. Aku beserta rombongan berkunjung ke Taman Nasional Komodo yang ada di Loh Buaya Pulau Rinca.

Taman Nasional Komodo yang terletak di antara provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat ini di nobatkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh Unesco, pada tahun 1991.

Dan, begitu kami berada di resepsionis Taman Nasional Komodo di Pulau Rinca, kami di sambut oleh para Ranger, yang kemudian kami  di himbau untuk berkumpul di tengah-tengah Taman, guna di beri keterangan mengenai peringatan dan peraturan sebelum bertatap muka dengan para Komodo.

“Komodo adalah sepsies karnivora (pemakan daging). Penciumannya bisa mencapai jarak sampai ±4 km, tergantung dari arah angin yang berhembus.

Kedatangan kami adalah kedatangan pada musim kawin para Komdo. Musim kawin yaitu mulai bulan Juli s/d bulan Agustus.

Kemudian salah seorang Ranger melanjutkan keterangannya, bahwa Komodo betina dapat menghasilkan telur sebanyak ±30 butir telur setiap sarangnya, dan akan menetas 6 sampai 9 bulan kemudian”.

Foto dibawah ini, adalah seekor komodo tergeletak sehabis makan. Sayangnya, hanya satu komodo ini yang kami temukan pada saat itu. Tetaplah BERHATI-HATI, karena ini komodo nampaknya tertidur. Namun ia sebenarnya sangat sadar akan di sekitarnya yang setiap saat bisa saja menyerang, sama seperti buaya, begitu informasi dari para Ranger.

Foto di bawah ini adalah foto pemandangan alam di sekitar Taman Nasional Komodo di Pulau Rinca.

Beginilah cerita singkat perjalananku sewaktu aku berburu kadal terbesar di dunia di Pulau Rinca, akhir bulan Juli 2017.

Jika membutuhkan guide lokal untuk trip kemari, mungkin  nomor telefon Abang Emanuelle Bey bermanfaat. Nomor beliau adalah +62(0)82175703678.

Semoga bermanfaat!

 

Elly Prachtig

Ellyprachtig.blog

Sumber: Foto pribadi dan informasi dari Ranger dan Guide lokal.

Iklan

5 replies »

    • Trimkasih Dian, uda mampir..;-)
      Tetasan telur dilindungi oleh komodo sendiri, komodo2 biasanya suka simpan telurnya d pohon. Komodo yg jaga sendiri, mreka sgt sensitif kalau di dekati, apalagi klo pas musim kawin gitu, mreka takut klo ada yg ganggu telur2nya..

      Suka

Leave a Comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s