Ibu Dari Semua Pura Di Pulau Dewata – Pura Besakih Bali


Ellyprachtig.blog – Pura Besakih, pura tersuci sekaligus Ibu dari semua pura-pura yang ada di Pulau Dewata, Bali.  Lebih dari 1000 tahun Pura terpenting ini di bangun. Ia berlokasi di lereng Gunung yang tertinggi di Bali, yaitu Gunung Agung.

Setiba kami di lapangan parkir, berjejer toko-toko kecil menjual suvenir dan pakaian. Beberapa toko menjual sarung–  juga tersedia untuk disewakan. Aku tidak membeli sarungnya, namun aku hanya menyewa sarungnya saja dengan harga Rp. 10.000.

Mengenakan sarung adalah wajib jika masuk ke dalam Pura Agung Besakih. Setelah sarung aku kenakan aku jalan ke atas menuju loket pembayaran.

Seperti biasa, tarif tiket masuk bervariasi. Biaya sebesar Rp. 40.000 buat WNI dan Rp. 60.000 buat WNA. Harga sudah termasuk ojek 1x jalan naik ke atas Pura Besakih.

Jika tur selesai dan masih mau memakai jasa si Tukang Ojek untuk turun ke bawah ke loket pembayaran, tentu harus bayar si Tukang Ojek Rp. 10.000. Naik ojek dari pintu loket menuju Pura Besakih lebih kurang 10 menitan.

Harga tiket TIDAK termasuk fee buat pemandu wisata. Setelah aku melunasi biaya tiket masuk, seorang karyawan loket menyodorkan aku seorang pemandu lokal. Dan pemandu lokal tersebut akan menerangkan tentang Pura Agung Besakih. Jika tur selesai, pemandu wisata akan menginformasi tentang tips mereka, karena tiket masuk TIDAK termasuk jasa pemandu.

Sebelum kami memasuki Pura utama, Si pemandu mulai menceritakan tentang Pura Basukian Puseh Jagat, yang menurut beliau bahwa ini pura yang tertua dari ke 55 pura yang ada disini. Pura di bangun pada abad ke-8.

Setelah Si Pemandu memberi keterangan, aku berfoto di depan Pura Basukian Puseh Jagat.

Ini adalah pintu masuk utama bernama Candi Bentar.  Ada sekitar 63 tangga-tangga untuk menuju ke atas pura.

Dibelakang pura Besakih terletak Gunung Agung. Gunung yang meletus pada tahun 1963. Bagi umat Hindu, Gunung Agung merupakan tempat suci. Sebagian pendapat masyarakat mempercayai, bahwa Gunung Agung adalah tempat bersemayam dewa-dewa.

Pura Besakih berada pada ketinggan lebih kurang 900 meter di atas permukaan laut.

 

Dua patung yang berdiri bersebelahan adalah patung penjaga pintu atau Duvarapalas. Sebelum bulan Purnama, semua patung akan di bungkus dengan sarung. Warna sarung beragam, namun warna Putih dan warna kuning adalah warna terpenting bagi umat Hindu. Warna Putih artinya Bersih dan Jernih. Sedangkan warna Kuning berarti Kemakmuran atau Kesuksesan. Dan warna Hitam berarti Air.

Patung mengenakan sarung kepala Udeng berwarna kuning, dimana warna ini bagi umat Hindu di Bali berarti Suci, Kemakmuran atau Kesuksesan. Dan Udeng adalah tutup kepala tradisi Bali.

Ini di luar Pura, ada banyak tangga-tangga atau pintu masuk untuk menuju ke Pura utama.

Upacara doa di Pura.

Sebuah komplek yang memiliki 55 candi-candi. Bagi yang ingin memohon sesuatu tertentu pada leluhur maka mereka pergi ke Pura Kasta, dan bagi yang ingin berdoa pada Tuhan, maka mereka pergi ke Pura Utama. Pura Utama ini terbuka untuk umum, bagi mereka yang ingin bersembahyang.

 

Selain komplek Pura Besakih sangat penting, komplek ini juga sangat aktif – berbagai upacara Hindu diadakan disini sepanjang tahun.


Setelah keluar dari Pura Besakih, berjejer para pedagang menjual makanan juga suvenir. Jagung rebusnya enak. Apalagi ditambah dengan suasana hawa dingin gunung.

Selama tur di dalam Pura Besakih ada banyak sekali para pedagang yang akan menghampiri pengunjung. Mereka menawarkan dagangan mereka. Tolak secara halus apabila kamu tidak berniat untuk membeli dagangan mereka.

Cerita diatas berdasarkan keterangan dari pemandu wisata yang bersamaku. Dan tulisan ini aku hanya ambil garis besarnya saja.

Beginilah kisah perjalananku sewaktu berkunjung ke Pura Besakih, Karang Asem Bali. Transportasi yang aku gunakan adalah kendaraan sewaan, yang aku sewa Rp. 600.000 mulai pukul sekitar 7:00 pagi s/d 18:00 petang.

Semoga bermanfaat!

 

Elly Prachtig

Ellyprachtig.blog

Sumber: Foto pribadi dan informasi dari pemandu wisata lokal.

Iklan

3 thoughts on “Ibu Dari Semua Pura Di Pulau Dewata – Pura Besakih Bali

    • Mbak dian, terimakasih sudah mampir 😉 ini kunjunganku beberapa minggu yg lalu. Indah sekali tempat ini.
      Perubahannya banyakkah dibandingkan 15 tahun yg lalu? Ini pertama kalinya aku kmari.

      Suka

  1. Ping-balik: Mengunjungi 3 Tempat Dalam 1 Hari – Bali – EP Loves Travel

Leave a Comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s