Belanda Utara

Mengunjungi 4 Desa Wisata Dalam 3 Hari – Pulau Texel


Texel adalah sebuah pulau yang terletak di propinsi Belanda bagian Utara, Belanda. Dipulau Texel terdapat sekitar 25 desa.  Ada 4 desa yang aku sudah kunjungi. Salah satunya desa De Koog, desa Den Burg, Desa Oosterend dan desa Oudeschild.

Berlibur di hari pekan, sangatlah menyenangkan. Nah, disini pengalaman yang aku ingin bagi pada traveller, yang ingin berkunjunung ke Pulau Texel.

Pengalaman bersepeda, mengunjungi satu desa ke desa lain. Berangkat dari pukul 9 pagi. Dan sekitar pukul 6petang tiba di hotel. Pengalaman pada hari itu, luar biasa. Segar bugar!!

Mau tahu kegiatanku di hari pekan pada waktu itu? Begini acara kegiatannya:

Hari Pertama: Aku dan 6 orang teman-teman sepakat untuk berkumpul di stasiun kereta api di kota Utrecht (kota dimana aku tinggal). Pertemuan disepakati pukul 10 pagi waktu setempat.

Berangkat naik kereta api dari Utrecht ke Den Helder sekitar 1,5 jam. Lumayan, waktu 1,5 jam bisa dipergunakan untuk berleha-leha, baca koran dan mendengar musik selama dalam perjalanan.

2014-Texel

Setiba di kota Den Helder, kami mengambil tiket kapal feri menuju pulau Texel yang berbiaya sebesar € 2,50. Kapal feri berangkat setiap satu jam sekali. Ibarat, perjalanan dari Parapat Danau Toba menuju pulau Samosir. Jarak tempuh dari kota Den Helder ke pulau Texel tidak jauh, sekitar 20 menit.

Pada saat itu kami nginap di sebuah hotel bintang tiga, tepatnya di desa De Koog. Desa favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati akhir pekannya. Hanya di desa De Koog ini banyak terdapat café, diskotik dan bar, di bandingkan dengan desa-desa lain yang sunyi akan tempat-tempat hiburan.

Udara di pulau ini sangat segar dan alami. Suasananya senyap, jauh dari hingar-bingar keramaian kota. Liburan selama 3 hari itu, tidak terlupakan!

Tidak sedikit wisatawan asing datang kemari. Terutama wisatawan dari negara Jepang dan Jerman yang paling hobi menyenderkan  karavan mereka pada lokasi-lokasi yang di disediakan.

Karavan adalah sebuah rumah berjalan mirip sebuah mobil dengan fasilitas minim, biasanya rumah ini di huni atau dipakai untuk liburan saja.

Di pulau Texel, jarang sekali ada angkutan umum, maka itu sepeda dayunglah dijadikan sarana sebagai kendaraan bagi masyarakat setempat. Kalau di pulau Samosir, wisatawan menyewa sepeda motor, tapi di pulau Texel aku tidak melihat adanya sepeda motor yang disewakan…;-).

Di pulau Texel, terdapat banyak toko-toko yang menyewakan sepeda dayung. Harga penyewaan sepeda dayung bervariasi. Mulai dari harga €15 per hari. Segala jenis dan ukuran juga tersedia di sana.

Desa Oosterend

Hari Kedua: Sesuai kesepakatan bersama, setelah sarapan pagi kami pun berangkat ke desa Oosterend. Desa imut, apalgi liat rumah-rumahnya. Traveller bakalan ngiler liat rumah dan desanya. Model pedesaan lain daripada yang lain. Dibandingkan dengan rumah-rumah yang ada di pulau ini. Jalan-jalannya yang kurus dan ramping, tidak selebar seperti jalan yang ada didesa-desa lainnya.

Perjalanan kami lumayan jauh, apalagi mengendarai sepeda dayung, yang memakan waktu seharian penuh.

Nah, ini adalah Menara Vuurtoren.

Menara Vuurtoren ini terletak paling ujung (Utara) pulauTexel, paling akhir!

Menara Vuurtorn  adalah sebuah menara yang di rancang untuk memancarkan cahaya lampu dan lensa. Dan ini di gunakan sebagai alat bantu navigasi untuk pilot maritim yang berada di laut atau di perairan pedalaman.

Hari Ketiga: Desa Oudeschild, desa yang dikenal dengan pelabuhan ikan.

Well, kalau mau ikut tur dengan kapal, datang ke desa OUderschild. Disini terdapat banyak deretan loket-loket yang menjual tiket tur kapal.

Untuk ikut tur kapal feri dikenakan biaya sebesar €10, selama 2 jam. Selama tur akan didampingi oleh seorang audio-pemandu wisata. Dan kapal berhenti di setiap tempat wisata, seperti Marinehaven, menyaksikan anjing laut yang sedang berjemur. Setiap pemberhentian, audio-pemandu wisata akan memberikan keterangan dari tempat-tempat wisata tersebut.

Marinehaven, ini adalah sebuah pangkalan untuk angkatan laut (pelabuhan militer), di mana kapal perang dan kapal-kapal angkatan laut dikerahkan ketika mereka tidak memiliki misi di laut, atau ingin mengisi misi kembali.

Kalau mau datang kemari, enaknya di  musim panas. Nikmati pemandangan laut.

Oia, di kapal feri juga tersedia kantin, di mana penumpang dapat memesan makanan ringan dan minuman.

Mau lihat koleksi foto album tentang Pulau Texel, ada di fesbuk Texel tahun 2014

Semoga informasi di atas bermanfaat. Jangan segan-segan meninggalkan komentar pada forum di bawah ini.

Semoga bermanfaat!

EP Travel Note

Ellyprachtig.blog

Sumber: Foto pribadi.

Iklan

2 replies »

    • dari stasiun Den Helder ke dermaga musti naik bus, makan waktu sekitar 15-20 menit. Dan busnya pada wktu itu berangkat 1 jam sekali. Positif input! I’ll adjust this accordingly. Thanks!

      Suka

Leave a Comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s